PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA
Pertumbuhan Ekonomi ( Economic Growth ) merupakan perkembangan kegiatan
dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam
masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat.
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
ekonomi Indonesia antara lain:
a.
Faktor produksi dan investasi
b.
Faktor kebijakan moneter dan inflasi faktor keuangan negara
c.
Faktor perdagangan luar negri dan neraca pebayaran.
Pertumbuhan ekonomi dapat dikatakan suatu
kondisi dimana terjadi peningkatan PDB, di Indonesia PDB dihitung dari dua sisi
sektor pendekatan, yaitu sektoral dan bangunan. Penambahan sektoral merupakan
total dari nilai tambahan dari seluruh faktor ekonomi.
Yang mencakup sektor pertanian, pertambangan,
penggalian, industri pengelolahan, listrik, gas, dan air bersih, dll.
Sedangkan, dari pendekatan penggunaan PDB merupakan total nilai dari
pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan
modal tetap bruto, dll.
Pertumbuhan suatu negara dikatakan
meningkat apabila faktor-faktor yang mempengaruhi bisa saling
berhubungan dengan baik dan berjalan dengan baik. Sayangnya keadaan ini jauh
dari bangsa kita. Faktor-faktor tersebut masih belum tumbuh baik di negara kita,
banyaknya permasalahan-permasalahan yang menjadi hambatan pertumbuhan ekonomi
di Indonesia. Contohnya seperti, kurang baiknya pembangunan infrastruktur di
berbagai wilayah, pembangunan infrastruktur selalu dicanangkan tapi apa
hasilnya saat ini belum juga terwujud. Perkembangan Sumber Daya Manusia masih
terus dilakukan dengan cara membiayai pendidikan anak bangsa yang berprestasi
sampai dilakukan juga progam tukar pelajar luar negri, diharapkan nantinya
penerus bangsa ini dapat membangun Indonesia seperti yang diharapkan.
Masalah yang menghambat pertumbuhan ekonomi
yang sangat familiar adalah masalah kemiskinan dan pengangguran. Diharapkan
pada masa pemerintahan yang baru ini para mentri dan juga kabinetnya bisa
memperbaiki progam-progam kerja yang belum terlaksana. Dalam berita harian
Liputan 6 presiden baru akan melakukan berbagai perbaikan dalam melaksanakan
pembangunan ekonomi dan fokus pada ekonomi makro.
Seharusnya menurut Saya para mentri dan juga
kabinet-kabinetnya harus percaya kepada presiden selagi itu masih lingkup
positif. Dan kita lihat nanti bagaimana hasilnya nanti kedepannya.
Banyak analisis yang menyatakan bahwa
ekonomi Indonesia beberapa tahun belakangan kinerjanya dibawah harapan.
Terakhir Bank Indonesia yang merupakan Bank sentral telah merevisi proyek
pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun. Dari 5,9 persen menjadi 5,1 persen.
Ekonomi Indonesia seperti kehilangan vitalitasnya, karena adanya risiko yang
sangat signifiakan, dimana pemerintah yang baru ini akan melakukan berbagai
kebijakan-kebijakan baru.
Efek tadi caa?:v
BalasHapusIyaa bei wkwk:v
HapusWahhh wah
BalasHapusMakasih cauyy info nya
Bermanfaat kak😘
BalasHapusMakai ca informasinya👍
BalasHapus