Selasa, 26 Februari 2019

Esay



PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA

   Pertumbuhan Ekonomi ( Economic Growth ) merupakan perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat.
Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia antara lain:
a.       Faktor produksi dan investasi
b.      Faktor kebijakan moneter dan inflasi faktor keuangan negara
c.       Faktor perdagangan luar negri dan neraca pebayaran.

Pertumbuhan ekonomi dapat dikatakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan PDB, di Indonesia PDB dihitung dari dua sisi sektor pendekatan, yaitu sektoral dan bangunan. Penambahan sektoral merupakan total dari nilai tambahan dari seluruh faktor ekonomi.
Yang mencakup sektor pertanian, pertambangan, penggalian, industri pengelolahan, listrik, gas, dan air bersih, dll. Sedangkan, dari pendekatan penggunaan PDB merupakan total nilai dari pengeluaran konsumsi rumah tangga, pengeluaran konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto, dll.
 
    Pertumbuhan suatu negara dikatakan  meningkat apabila faktor-faktor yang mempengaruhi bisa saling berhubungan dengan baik dan berjalan dengan baik. Sayangnya keadaan ini jauh dari bangsa kita. Faktor-faktor tersebut masih belum tumbuh baik di negara kita, banyaknya permasalahan-permasalahan yang menjadi hambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Contohnya seperti, kurang baiknya pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, pembangunan infrastruktur selalu dicanangkan tapi apa hasilnya saat ini belum juga terwujud. Perkembangan Sumber Daya Manusia masih terus dilakukan dengan cara membiayai pendidikan anak bangsa yang berprestasi sampai dilakukan juga progam tukar pelajar luar negri, diharapkan nantinya penerus bangsa ini dapat membangun Indonesia seperti yang diharapkan.

 Masalah yang menghambat pertumbuhan ekonomi yang sangat familiar adalah masalah kemiskinan dan pengangguran. Diharapkan pada masa pemerintahan yang baru ini para mentri dan juga kabinetnya bisa memperbaiki progam-progam kerja yang belum terlaksana. Dalam berita harian Liputan 6 presiden baru akan melakukan berbagai perbaikan dalam melaksanakan pembangunan ekonomi dan fokus pada ekonomi makro.

 Seharusnya menurut Saya para mentri dan juga kabinet-kabinetnya harus percaya kepada presiden selagi itu masih lingkup positif. Dan kita lihat nanti bagaimana hasilnya nanti kedepannya.
Banyak analisis yang menyatakan bahwa ekonomi Indonesia beberapa tahun belakangan kinerjanya dibawah harapan. Terakhir Bank Indonesia yang merupakan Bank sentral telah merevisi proyek pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun. Dari 5,9 persen menjadi 5,1 persen. Ekonomi Indonesia seperti kehilangan vitalitasnya, karena adanya risiko yang sangat signifiakan, dimana pemerintah yang baru ini akan melakukan berbagai kebijakan-kebijakan baru.

5 komentar: